Minum
kopi merupakan kebiasaan yang lumrah dilakukan untuk semua kalangan. Ada
sebagian orang minum kopi sudah menjadi kebiasaan. Bahkan menganggap pagi hari
merupakan waktu yang tepat untuk menikmati kopi. Bayak cara untuk menikmati
minuman yang mempunyai aroma khas ini, misal; menikmati kopi dengan gula, susu,
atau krimer, bahkan ada juga yang menikmati kopi tanpa gula.
Begitu
pula dengan santri, minum kopi atau ngopi sudah menjadi rutinitas bahkan bisa
dihukumi wajib. Namun, ketika santri ngopi pasti berbeda dengan orang pada
umumnya. Tradisi ngopi yang dilakukan santri ini mengandung nilai yang positif,
mulai dari bincang-bincang ringan sampai diskusi. Membahas kegiatan yang biasa
mereka lakukan sampai mengkaji kitab kuning.
Bagi
santri minuman berwarna hitam pekat ini merupakan kawan sejati. Kopi dianggap
sebagai obat untuk menghilangkan rasa kantuk meskipun pahit. Karena banyak
santri yang melakukan aktifitas sampai malam hari, seperti, mutholaah, syawir,
sampai membahas isu-isu yang sedang hangat dibicarakan.
Di
balik aktifitas unik santri ini (ngopi), ngopi dapat berfungsi sebagai sarana
untuk mengenal lebih dekat latar belakang masing-masing. Dapat juga sebagai
menjalin keakraban dalam kehidupan sehari-hari sampai setelah keluar dari
pondok pesantren.
Kehidupan
santri di pondok pesantren sangat sederhana jauh dari kata mewah. Di dalam
ngopi santri ada nilai kesederhanaan, persaudaraan, dan kebersamaan. Dan yang
pasti kopi santri banyak menyimpan cerita dan kerinduan.
Malang,
18 September 2017




0 Comments